Apa itu Data?

Data dapat berupa fakta yang terkait dengan objek apa pun yang dipertimbangkan. Misalnya nama Anda, umur, tinggi, berat, dll. Merupakan beberapa data yang saling terkait dengan Anda. Begitu juga dengan gambar, file, pdf, dll juga dapat dianggap data.

Apa itu Database (Basis Data)?

Database atau Basis data adalah kumpulan data yang sistematis. Database dapat menyimpan serta manipulasi data, dan memudahkan dalam pengelolaan data.

Contoh

Daftar kontak pada smartphone pasti menggunakan basis data untuk menyimpan data yang berkaitan dengan orang, nomor telepon, detail kontak, dll.

Begitu juga dengan Facebook. Membutuhkan penyimpanan, memanipulasi dan menyajikan data yang terkait dengan anggota, teman mereka, kegiatan anggota, pesan, iklan, dan banyak lagi.

Apa itu Database Management System (DBMS)?

Database Management System (DBMS) adalah kumpulan program yang memungkinkan penggunanya mengakses database, memanipulasi data, melaporkan/merepresentasikan data.

Jenis-jenis DBMS

Ada 4 jenis utama DBMS. Yaitu:

  1. Hierarchical
  2. Network DBMS
  3. Relational DBMS
  4. Object Oriented Relation DBMS
Hierarchical

Jenis DBMS ini menggunakan hubungan “parent-child” dalam menyimpan data. Jenis DBMS ini sangat jarang sekali digunakan. Strukturnya seperti pohon dengan simpul yang mewakili catatan dan cabang yang mewakili bidang.

Registry windows yang digunakan pada Windows XP adalah contoh database hierarki. Pengaturan konfigurasi disimpan sebagai struktur pohon dengan node.

Network DBMS

Jenis DBMS ini mendukung hubungan banyak ke banyak (many to many). Ini biasanya menghasilkan struktur basis data yang kompleks.

RDM Server adalah contoh sistem manajemen basis data yang mengimplementasikan model jaringan.

Relational DBMS

Jenis DBMS ini mendefinisikan hubungan basis data dalam bentuk tabel, atau dikenal sebagai hubungan. Tidak seperti DBMS jaringan, RDBMS tidak mendukung hubungan banyak ke banyak (many to many). DBMS rasional biasanya memiliki tipe data yang telah ditentukan yang dapat mereka dukung. Ini adalah tipe DBMS paling populer saat ini.

Contoh sistem manajemen basis data relasional meliputi MySQL, Oracle, dan database Microsoft SQL Server.

Object Oriented Relation DBMS

Tipe ini mendukung penyimpanan tipe data baru. Data yang akan disimpan berupa objek. Objek yang akan disimpan dalam database memiliki atribut (misal: jenis kelamin, umur) dan metode yang menentukan apa yang harus dilakukan dengan data.

PostgreSQL adalah contoh dari DBMS relasional berorientasi objek.

Apa itu SQL?

Structured Query language (SQL) diucapkan sebagai “SQL” atau kadang-kadang sebagai “See-Quel” sebenarnya bahasa standar untuk mengakses dengan Database Relasional.

Pemrograman SQL dapat secara efektif digunakan untuk menyisipkan, mencari, memperbarui, menghapus sebuah basis data. Bukan berarti SQL tidak dapat melakukan hal-hal selain itu.

Database relasional seperti Database MySQL, Oracle, Ms SQL server, Sybase, dll menggunakan SQL. Sintaks SQL yang digunakan dalam database tersebut hampir serupa.

Contoh SQL

SELECT * FROM Members WHERE Alamat = "Lombok";

Apa itu NoSQL?

NoSQL adalah kategori Database Management System yang bisa dibilang coming soon. Karakteristik utama dari NoSQL adalah memiliki konsep yang sangat berbeda dengan Database Relasional. Dimana NoSQL berarti “Not only SQL”.

Konsep database NoSQL muncul pada raksasa internet seperti Google, Facebook, Amazon, dll yang berurusan dengan volume data yang sangat besar.

Ketika teman-teman menggunakan basis data relasional dengan volume data yang sangat besar, maka sistem lama kelamaan akan menjadi lambat dalam melakukan respons. Untuk mengatasinya, tentu saja teman-teman dapat meningkatkan sistem teman-teman dengan perangkat keras yang lebih baru atau spesifikasi lebih tinggi.

Alternatif untuk masalah di atas merupakan dengan mendistribusikan beban basis data pada banyak host ketika beban meningkat atau lebih dikenal sebagai “scaling out“.

Basis data NoSQL adalah basis data non-relasional yang memiliki skala yang lebih baik daripada basis data relasional dan dirancang khusus untuk aplikasi web. NoSQL tidak menggunakan SQL untuk mengakses data dan tidak mengikuti skema ketat seperti model relasional. Dengan NoSQL, ACID (Atomicity, Consistency, Isolasi, Durability) tidak dijamin lagi.