Jika teman-teman membeli ponsel atau PC baru, teman-teman mungkin akan menemukan beberapa aplikasi yang terpasang. Entah itu perangkat merek baru yang masih disegel, teman-teman tetap akan menemukan beberapa aplikasi yang sudah diinstal sebelumnya. Aplikasi ini dapat mengganggu dan menjadi beban terutama dalam kapasitas penyimpanan dan RAM pada perangkat teman-teman. Jadi, apa dan mengapa aplikasi tersebut diinstal pada perangkat baru bahkan saat booting untuk pertama kali.

Bloatware

Perangkat lunak ini dikenal sebagai “bloatware“. Definisi asli dari bloatware adalah program aplikasi yang akan menghabiskan banyak RAM dan ruang penyimpanan. Saat ini istilah bloatware telah berevolusi menjadi aplikasi yang diinstal tanpa izin pemiliknya.

Kenapa Bloatware Diinstal?

Teman-teman pasti pernah berpikir, kenapa aplikasi ini harus diinstal bahkan pada perangkat yang baru sekalipun?

Aplikasi bloatware diinstall bukan karena pabrik berpikir bahwa pembelinya akan menggunakan aplikasi tersebut. Mereka biasanya diinstall sebagai bagian dari perjanjian dengan perusahaan aplikasi yang bersangkutan. Pengembang aplikasi akan membayar sejumlah uang agar mereka meletakkan aplikasinya di ponsel pelanggan selama proses pembuatan.

Biasanya, aplikasi seperti ini bertujuan untuk mendatangkan pengguna baru untuk mencoba aplikasi. Aplikasi itu bisa berupa permainan dan suite produktivitas (seperti Office dan pengelola PDF).

Bisakah Bloatware Dihapus?

Tergantung. Beberapa aplikasi bloatware, seperti yang diinstal pada Windows 10, biasanya dapat dihapus secara tradisional. Namun, untuk smartphone terkadang bisa menjadi sedikit rumit dengan kehadiran bloatware. Produsen lebih sering memassang aplikasi ke dalam stock ROM. Ini berarti aplikasi adalah bagian dari perangkat lunak sistem itu sendiri dan teman-teman tidak dapat menghapus instalannya tanpa akses root.

Tapi teman-teman tidak perlu putus asa. Teman-teman dapat melakukan root pada ponsel Android, hal itu akan memberikan teman-teman izin yang lebih tinggi dari ponsel yang tanpa root. Selain melakukan tweaking dengan root teman-teman juga dapat kemampuan untuk menghapus aplikasi sistem (termasuk bloatware).

Bloatware adalah masalah yang sangat menjengkelkan, tetapi beberapa pengguna tidak mengerti mengapa ada aplikasi di ponsel mereka yang tidak dapat dihapus secara tradisional. Sekarang teman-teman tahu cara kerja bloatware dan cara menghilangkannya.