DNS Hijacking saat ini telah menjadi alat favorit oleh para penjahat dunia maya, jadi penting untuk teman-teman mempelajari bagaimana cara melindungi diri dari hal tersebut agar tetap aman sebelum kehilangan semua data pribadi dan uang teman-teman.

Tunggu sebelum masuk pada bagian cara melindungi diri dari DNS Hijacking, ada baiknya teman-teman Pe Jung Labs harus mengetahui apa itu DNS Hijacking? Tenang teman-teman tidak perlu khawatir. Saya akan membahas semua yang perlu untuk teman-teman ketahui tentang hal tersebut, termasuk cara menghentikan pembajakan DNS (DNS Hijacking).

Agar teman-teman benar-benar memahami apa itu DNS Hijacking dan bagaimana cara menghentikan DNS Hijacking, teman-teman harus harus paham apa itu DNS (Domain Name System).

Apa itu DNS?

Pada dasarnya, DNS adalah protokol yang memungkinkan perangkat terhubung ke web untuk terhubung dan berkomunikasi dengan situs web. Ini berjalan di berbagai server, dan server DNS bertanggung jawab untuk mengembalikan alamat IP situs web ketika perangkat mengirim permintaan koneksi.

Kenapa bisa begitu? Karena ketika teman-teman memasukkan nama situs web ke browser, perangkat tersebut memerlukan alamat IP-nya untuk membuat koneksi, dan itu mendapat info dari server DNS yang berisi basis data alamat IP dan nama domain yang terkait.

Berikut ini sedikit gambaran umum tentang bagaimana proses itu bekerja:

  • Teman-teman mengetikkan alamat situs web di bilah URL (misal: “laluzulfakar.com“).
  • Kemudian, perangkat yang teman-teman pakai akan mengirimkan permintaan ke server DNS yang menanyakan apa alamat IP dari url laluzulfakar.com itu.
  • Selanjutnya, server DNS memberi tahukan alamat IP dari url tersebut.
  • Lalu, perangkat yang teman-teman gunakan menggunakan alamat IP itu untuk dapat terhubung ke situs web laluzulfakar.com.

Ingat: semua itu terjadi di latar belakang, dan proses ini terjadi sangat cepat, dan teman-teman tidak akan menyadarinya.

Apa itu DNS Hijacking?

DNS Hijacking adalah ketika penjahat dunia maya membajak lalu lintas DNS pengguna lain. Secara umum, server DNS yang jahat atau yang sudah diatur sedemikian rupa akan digunakan untuk mengembalikan alamat IP palsu ketika perangkat pengguna meminta alamat situs web tertentu.

Misalnya, jika teman-teman mencoba mengakses laluzulfakar.com, server DNS yang jahat ini akan mengembalikan alamat IP untuk situs web palsu seperti laluzulfakar.com. Jadi, tanpa sadar perangkat yang teman-teman pakai akan terhubung ke situs web yang berbahaya atau palsu karena menurutnya itu adalah alamat IP yang benar untuk laluzulfakar.com.

Fungsi DNS Hijacking?

DNS Hijacking dapat digunakan dalam serangan seperti phishing dan pharming dengan maksud untuk mencuri informasi pribadi dan keuangan dari pengguna online.

Lantas ketika data seperti informasi pribadi telah dicuri, jelas pelaku akan mengosongkan isi dari rekening bank korbannya, kemudian menggunakan kartu kredit mereka dalam skema penipuan kartu kredit, dan menjual informasi pribadi mereka (alamat fisik, alamat email, nama lengkap, nomor ponsel, dll.) Di Deep Web atau mungkin digunakan dalam penipuan lain nantinya.