Android merupakan sistem operasi khususnya pada smartphone yang paling umum di dunia, hampir 2,5 miliar ponsel menggunakan sistem operasi Android. Namun, Android juga memiliki sejumlah besar kerentanan yang memungkinkan peretas untuk menyelinap melewati pertahanannya dan mendapatkan akses ke informasi pribadi, atau bahkan mengendalikan perangkat. Bahkan, menurut sebuah studi baru-baru ini, ada 146 kerentanan baru pra-instal dalam sistem operasi. Oleh karena itu platform ini sangat fleksibel dan memungkinkan berbagai produsen untuk menyesuaikannya sesuai dengan kebutuhan mereka. Angelos Stavrou, CEO Kryptowire, organisasi yang mempelajari kerentanan, mengatakan bahwa “Kami ingin memahami betapa mudahnya bagi seseorang untuk dapat menembus perangkat tanpa pengguna mengunduh aplikasi.

Jika masalahnya ada di dalam perangkat, itu berarti pengguna tidak memiliki opsi. Karena kodenya tertanam dalam di sistem, dan dalam kebanyakan kasus pengguna tidak dapat melakukan apa pun untuk menghapus fungsionalitas tersebut,” jelasnya.

Google, perusahaan induk Android, telah berjanji untuk memperbaiki masalah ini. Namun, walaupun teman-teman mungkin tidak dapat berbuat banyak tentang kerentanan keamanan tersebut, ada banyak hal yang dapat teman-teman lakukan untuk melindungi diri dari masalah ini.

Pada artikel ini, saya akan memberitahukan teman-teman cara untuk dapat melindungi perangkat Android teman-teman dari peretas. Saya juga akan mengevaluasi secara rinci bagaimana aplikasi pelacakan Android dapat membantu dalam proses ini.

Update Regular

Penting untuk memastikan bahwa teman-teman secara teratur memperbarui OS Android dan semua aplikasi lain yang terpasang di perangkat teman-teman. Update ini biasanya tersedia karena pengembang mengidentifikasi masalah, memperbaiki kerentanan, penambahan fitur dan meluncurkan versi baru. Kerentanan tersebutlah yang dapat dieksploitasi oleh peretas dan itu akan tetap ada jika teman-teman tidak memperbarui perangkat secara rutin.

Hindari Wi-Fi Publik

Hindari menggunakan jaringan Wi-Fi publik karena siapa pun dengan keterampilan dan pengetahuan teknis yang relevan dapat mengintip. Berhati-hatilah dan coba gunakan paket data teman-teman jika benar-benar perlu mengakses internet.

Gunakan Aplikasi Anti-malware

Gunakan aplikasi anti-malware untuk melindungi ponsel teman-teman dari malware. Ada banyak aplikasi gratis dan berbayar yang tersedia, jadi lihat mana yang paling sesuai dengan kebutuhan teman-teman.

Batasi Izin Aplikasi

Tinjau aplikasi yang teman-teman instal di ponsel, pastikan teman-teman mengunduh aplikasi melalui Google Play Store dan selalu periksa izin apa yang dimiliki aplikasi tersebut. Peretas dapat menggunakan aplikasi untuk mendapatkan akses ke perangkat teman-teman, jadi berhati-hatilah dalam dengan berbagai aplikasi.

Gunakan VPN

Jika teman-teman bepergian atau perlu menggunakan jaringan Wi-Fi publik, pastikan teman-teman mengakses internet melalui Virtual Private Network (VPN) karena dengan VPN itu akan dapat membuat pekerjaan seorang hacker menjadi jauh lebih sulit.

Proteksi Kata Sandi

Selain menjaga ponsel, teman-teman juga perlu memastikan bahwa teman-teman memiliki kata sandi yang kuat. Teman-teman dapat menggunakan aplikasi kata sandi yang andal untuk membuat, menyimpan dan melacak kata sandi.

Otentikasi Dua Faktor (2FA)

Sistem ini dirancang untuk meminimalkan risiko peretasan dengan menghubungkan akun Google yang teman-teman miliki dengan nomor telepon.

Waspadai Email dan Halaman Phishing

Hindari membuka URL yang menarik tetapi mencurigakan yang masuk ke dalam email atau di media sosial. Ini dirancang untuk mengumpulkan informasi pribadi. Berhati-hatilah, dan verifikasi sebelum teman-teman memasukkan informasi pribadi di mana saja.

Selalu Backup Data

Selalu backup data teman-teman untuk menghindari kehilangan file penting karena peretas atau pencuri. Jadi ketika ponsel teman-teman diretas atau dicuri, teman-teman masih bisa mendapatkan kembali data tersebut.

Beli dari Vendor Terpercaya

Seperti yang disebutkan sebelumnya, sebagian besar produsen ponsel pintar men-tweak sistem operasi Android berdasarkan produk mereka. Namun, tidak semua vendor dapat merilis patch dengan cepat untuk menghilangkan kerentanan keamanan. Pastikan teman-teman membeli telepon dari produsen yang dapat diandalkan yang memiliki reputasi untuk merilis pembaruan cepat.

Risiko dan Lain-lainnya

Platform Android adalah sistem operasi smartphone yang paling umum di dunia. Fleksibilitas sistem menjadikannya pilihan yang menarik bagi produsen ponsel cerdas dan pengembang aplikasi. Namun, ini juga menciptakan peluang untuk eksploitasi.

Ada banyak hal yang dapat teman-teman lakukan untuk memastikan bahwa perangkat yang teman-teman miliki terlindungi dari peretas. Memperbarui perangkat secara rutin, memiliki kata sandi yang lebih kuat, menggunakan aplikasi anti-malware, menggunakan VPN dan 2FA, meninjau izin aplikasi, mencadangkan data, dan selalu membeli dari produsen yang dapat diandalkan dengan reputasi yang solid. Karena itu, langkah-langkah ini dirancang untuk mencegah peretas mengakses ponsel teman-teman.

Namun, kita sering salah memahami apa artinya menjadi seorang hacker. Biasanya, siapa pun yang mengeksploitasi kerentanan dalam suatu sistem untuk mendapatkan akses ke informasi dapat disebut sebagai peretas. Ada banyak aplikasi spyware yang dirancang untuk melakukannya, dan mereka yang menggunakan aplikasi ini tidak harus menjadi peretas profesional, tetapi bisa menjadi yang paling dekat dengan diri teman-teman.