Di tutorial ini, saya akan memberikan tips & trik cara mempercepat load website WordPress dan ini tidak sulit untuk Anda terapkan. Anda tidak perlu menjadi seorang programmer untuk meningkatkan load website WordPress. Tutorial WordPress ini ditulis untuk Anda para pemula di dunia website. Tak hanya boosting pengguna di situs Anda, tetapi tutorial ini juga dapat meningkatkan SEO pada page rank!

Cek Kecepatan Load WordPress

Sebelum melakukan optimasi pada website WordPress, Anda harus mengetahui keadaan website Anda sendiri. Dengan cara mengecek kecepatan situs tidak hanya soal formalitas saja. Anda tidak perlu membaca tutorial ini hingga selesai jika situs Anda sudah optimal. Ada banyak tool yang sangat berguna untuk mengukur performa situs. Salah satunya Anda bisa menggunakan GTmetrix atau Pingdom untuk cek kecepatan load website.

Pingdom laluzulfakar.com

 

GTMetrix laluzulfakar.com

Hapus Plugin dan Tema yang Tidak Dibutuhkan

Menambahkan plugin dan teman adalah hal lazim untuk menambahkan fitur baru di situs dan membuat website terlihat modern dan relevan. Dengan WordPress, menambahkan fitur-fitur seperti ini bisa dilakukan dengan menggaunakan plugin dan tema. Terkadang, plugin yang  dapat menggantikan fungsionalitas fitur asli dari WordPress sehingga membuatnya tidak berfungsi.

Banyaknya plugin, khususnya plugin yang tidak terpakai lagi, hanya akan mengganggu performa dari WordPress. Hal pertama yang harus dilakukan adalah menghapus atau menonaktifkan plugin yang tidak diperlukan dan hanya mengaktifkan plugin yang memengaruhi kinerja.

Minify File CSS, HTML, dan JavaScript

Minify adalah salah satu teknik yang sangat berguna jika untuk meningkatkan performa website. Dengan minify ini akan memperkecil ukuran dari file-file front-end dan script (HTML, CSS, JS) dengan cara menghapus beberapa karakter yang tidak terkait, seperti space dan komentar, dari file-file tersebut. Plugin W3 Total Cache dapat membantu melakukan proses minify.

Mengaktifkan Gzip Compression

Selain melakukan minify file, Anda juga dapat memanfaatkan form terpisah dari compression, yaitu Gzip compression. Jadi ketika seseorang mengunjungi situs Anda, resource (file) dari server akan diambil. Semakin besar resource, maka semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk me-load resource. Dengan mengaktifkan fitur Gzip compression dapat memperkecil ukuran resource tersebut secara substansial. Langkah ini sangat efektif untuk mempercepat loading WordPress.

Gzip laluzulfakar.com

Untuk mengaktifkan Gzip compression, Anda bisa menggunakan Check Gzip Compression. Jika belum diaktifkan, maka edit file .htaccess dengan cara menambahkan code dibawah ini.

<IfModule mod_deflate.c>
  AddOutputFilterByType DEFLATE text/html
  AddOutputFilterByType DEFLATE text/css
  AddOutputFilterByType DEFLATE text/javascript
  AddOutputFilterByType DEFLATE text/xml
  AddOutputFilterByType DEFLATE text/plain
  AddOutputFilterByType DEFLATE text/x-icon
  AddOutputFilterByType DEFLATE text/svg+xml
  AddOutputFilterByType DEFLATE application/rss+xml
  AddOutputFilterByType DEFLATE application/javascript
  AddOutputFilterByType DEFLATE application/x-javascript
  AddOutputFilterByType DEFLATE application/xml
  AddOutputFilterByType DEFLATE application/xhtml+xml
  AddOutputFilterByType DEFLATE application/x-font
  AddOutputFilterByType DEFLATE application/x-font-truetype
  AddOutputFilterByType DEFLATE application/x-font-ttf
  AddOutputFilterByType DEFLATE application/x-font-otf
  AddOutputFilterByType DEFLATE application/x-font-opentype
  AddOutputFilterByType DEFLATE application/vnd.ms-fontobject
  AddOutputFilterByType DEFLATE font/ttf
  AddOutputFilterByType DEFLATE font/otf
  AddOutputFilterByType DEFLATE font/opentype

  # For Older Browsers Which Can't Handle Compression
  BrowserMatch ^Mozilla/4 gzip-only-text/html
  BrowserMatch ^Mozilla/4\.0[678] no-gzip
  BrowserMatch \bMSIE !no-gzip !gzip-only-text/html
</IfModule>

Optimasi Gambar

Gambar bersifat statis seringkali tidak menjadi permasalahan. Namun, tahukah Anda bahwa gambar memiliki resolusi tinggi dapat menyebabkan gangguan pada bandwidth? Maka, yang perlu dilakukan adalah mengecek ukuran gambar-gambar yang dipakai. Plugin WordPress seperti Imagify dapat digunakan untuk meningkatkan kecepatan tanpa harus mengorbankan kualitas gambar.

Membagi Konten Menjadi Beberapa Halaman

Pagination adalah teknik untuk membagi dan memperpendek konten yang lebih panjang. Bagian yang pendek ini kemudian akan ditampilkan satu per satu sebagai halaman yang terpisah.

Pagination digunakan untuk menampung komentar dikarenakan meload ribuan komentar secara bersamaan dapat mengakibatkan kemacetan pada bandwidth. Anda bisa menggunakan pagination dengan mudah pada bagian komentar di WordPress. Sangat disarankan untuk menggunakannya karena komentar yang terlalu banyak di satu halaman sangat tidak diharapkan.

Selain pada kolom komentar, pagination juga dapat membantu Anda membagi post/halaman ke dalam beberapa halaman web secara terpisah. Teknik ini sangat berguna untuk artikel-artikel yang sangat panjang.

Meng-upgrade Versi PHP

Tips ini merupakan salah satu cara yang sangat efektif untuk mempercepat load website WordPress. Dengan melakukan upgrade dari PHP 5 ke PHP 7. Maka performa WordPress akan lebih meningkat. Akan tetapi, PHP 7 tidak memiliki kemampuan untuk backward compatibility berarti tidak bisa menggunakan beberapa plugin dan tema tertentu. Untuk melakukan pengecekan Anda bisa menggunakan PHP Compatibility Checker.

Menggunakan Caching Plugin

Caching adalah teknik  yang sangat baik untuk offload beberapa beban di server web. Caching engine akan menyimpan data-data yang sering digunakan sehingga browser tidak perlu melakukan request informasi secara berulang-ulang dari server. Caching dikenal sebagai salah satu teknik terbaik untuk mengatur performa WordPress. Untuk mengaktifkan caching Anda dapat menggunakan WP-Rocket dan W3 Total Cache.

Menggunakan Content Delivery Network (CDN)

Jarak menjadi masalah besar terhadap waktu respons. Untuk mengatasi masalah seperti ini dapat menggunakan Content Delivery Networks (CDN). Dengan mengaktifkan CDN browser milik klien tidak lagi menerima setiap halaman dari server web. CDN juga dapat mengurangi jumlah total request yang ditangani oleh server web. Anda dapat menggunakan Cloudflare atau MaxCDN untuk melakukan content delivery network (CDN).

5/5 (5 Reviews)